I Save Gun atau Kang Asep sebenarnya bernama Asep Gunawan, M.Pd.I. yang merupakan salah seorang pendidik dan orang tua dari USA (Urang Sunda Aseli), Kuningan - West Java. Berkecimpung di jagat raya Dakwah and Edukasi sejak 2005 sebagai Pengajar di MTs PUI Ciawigebang Kuningan hingga akhirnya menjadi Guru Kontrak Pemda Kuningan.
2008 mendapat taqdir-Nya sebagai Guru Pegawai Negeri Sipil atau ASN kalau sekarang. Mendapat formasi di SMP namun ditugaskan di SMA Negeri 1 Ciawigebang Kuningan hingga 2012. Next, mengajukan mutasi dan oleh BKD Kuningan dipilihkan Sekolah Dasar Negeri Bertaraf Internasional hingga menjadi Sekolah Dasar Negeri Unggulan Kuningan yang berlokasi di Desa Cikaso Kecamatan Kramatmulya Kuningan. Kini, I Save Gun bertugas di sekolah yang lebih dekat dengan tempat keseharian berdomisili yakni, SDN 2 Ancaran Kuningan dan dipercaya sebagai Ketua Tim TPMPS SPMI LPMP Jawa Barat.
Setelah menamatkan program Magister dalam waktu satu tahun setengah di IAIN SNJ Cirebon, Tahun 2015 mencoba ikut program visiting GPAI dan alhamdulillah lulus mewakili kabupaten Kuningan. Kemudian mulailah diamanahi Kementerian Agama Republik Indonesia melalui sub direktorat PAI SD untuk melakukan Visiting ke perbatasan NKRI-Malaysia, tepatnya Putussibau Kapuas Hulu Kalimantan Barat.
Rupanya Bapak DR. Halfian yang kala itu menjabat sebagai Kasubdit PAI SD Kemenag RI merasa satisfied dengan performa Asep Gunawan sehingga Beliau dan keluarga besar subdit mensupport kembali Asep Gunawan untuk terbang menjelajah negeri-negeri se-Nusantara, berbagi kemanfaatan bagi sesama pendidik di berbagai Provinsi diantaranya Makassar Sulawesi Selatan, Balikpapan Samarinda Kalimantan Timur, Kota Palu Sulawesi Tengah, Pontianak Kalimantan Barat, Surabaya Jawa Timur, Padang Sumatera Barat, Palembang Sumatera Selatan, Aceh, dll.
Tahun 2016 mendapat anugerah sebagai Guru Berprestasi dari Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat pada program Visiting GPAI. Selain menjadi Instruktur Nasional di Kementerian Agama RI juga dikukuhkan sebagai Pelatih Nasional Ikatan Guru Indonesia dan menjadi bagian dari para guru peraih rekor MURI pada kategori Literasi terbanyak berbasis IT di Gedung A Lt.3 Kemendikbud RI Jakarta awal tahun 2018.
Dikukuhkan sebagai Founder kanal SAGUSAPOP (Satu Guru Satu Pola Pembiasaan). Mengisi banyak pelatihan di berbagai tempat diantaranya di P4TK IPA, Bandung-Jawa Barat, Sumedang, P4TK Penjas dan BK Bogor, Hotel Pesona Kota Tegal Jawa Tengah, SMAN 95 Jakarta, Hotel Ayong Linggajati Kuningan, Hotel Zamrud Cirebon pada Workshop Peningkatan Mutu Guru Majalengka, Hotel Seruni Cisarua Puncak Bogor Jawa Barat untuk materi pelatihan pembuatan soal based on LOTS and HOTS dengan peserta berjumlah hampir 300'an guru se kota Depok, dan lain-lain.
Puisi sebagai bagian dari literasi adalah salah satu keasyikan tersendiri bagi Kang Asep, maka dibuatlah Blog Guru Sok Puitis ini.
Demikianlah dan semoga ada manfaatnya. Hatur nuhun atas ketulusannya mampir di lapak ini. Jazaakumulloh khoiron katsieron.
![]() |
| ikut nimbrung di event gowes desa wisata darma kuningan bareng konco2 pendidik se-uptd kec.kuningan |
2008 mendapat taqdir-Nya sebagai Guru Pegawai Negeri Sipil atau ASN kalau sekarang. Mendapat formasi di SMP namun ditugaskan di SMA Negeri 1 Ciawigebang Kuningan hingga 2012. Next, mengajukan mutasi dan oleh BKD Kuningan dipilihkan Sekolah Dasar Negeri Bertaraf Internasional hingga menjadi Sekolah Dasar Negeri Unggulan Kuningan yang berlokasi di Desa Cikaso Kecamatan Kramatmulya Kuningan. Kini, I Save Gun bertugas di sekolah yang lebih dekat dengan tempat keseharian berdomisili yakni, SDN 2 Ancaran Kuningan dan dipercaya sebagai Ketua Tim TPMPS SPMI LPMP Jawa Barat.
Setelah menamatkan program Magister dalam waktu satu tahun setengah di IAIN SNJ Cirebon, Tahun 2015 mencoba ikut program visiting GPAI dan alhamdulillah lulus mewakili kabupaten Kuningan. Kemudian mulailah diamanahi Kementerian Agama Republik Indonesia melalui sub direktorat PAI SD untuk melakukan Visiting ke perbatasan NKRI-Malaysia, tepatnya Putussibau Kapuas Hulu Kalimantan Barat.
Rupanya Bapak DR. Halfian yang kala itu menjabat sebagai Kasubdit PAI SD Kemenag RI merasa satisfied dengan performa Asep Gunawan sehingga Beliau dan keluarga besar subdit mensupport kembali Asep Gunawan untuk terbang menjelajah negeri-negeri se-Nusantara, berbagi kemanfaatan bagi sesama pendidik di berbagai Provinsi diantaranya Makassar Sulawesi Selatan, Balikpapan Samarinda Kalimantan Timur, Kota Palu Sulawesi Tengah, Pontianak Kalimantan Barat, Surabaya Jawa Timur, Padang Sumatera Barat, Palembang Sumatera Selatan, Aceh, dll.
Tahun 2016 mendapat anugerah sebagai Guru Berprestasi dari Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat pada program Visiting GPAI. Selain menjadi Instruktur Nasional di Kementerian Agama RI juga dikukuhkan sebagai Pelatih Nasional Ikatan Guru Indonesia dan menjadi bagian dari para guru peraih rekor MURI pada kategori Literasi terbanyak berbasis IT di Gedung A Lt.3 Kemendikbud RI Jakarta awal tahun 2018.
Dikukuhkan sebagai Founder kanal SAGUSAPOP (Satu Guru Satu Pola Pembiasaan). Mengisi banyak pelatihan di berbagai tempat diantaranya di P4TK IPA, Bandung-Jawa Barat, Sumedang, P4TK Penjas dan BK Bogor, Hotel Pesona Kota Tegal Jawa Tengah, SMAN 95 Jakarta, Hotel Ayong Linggajati Kuningan, Hotel Zamrud Cirebon pada Workshop Peningkatan Mutu Guru Majalengka, Hotel Seruni Cisarua Puncak Bogor Jawa Barat untuk materi pelatihan pembuatan soal based on LOTS and HOTS dengan peserta berjumlah hampir 300'an guru se kota Depok, dan lain-lain.
Puisi sebagai bagian dari literasi adalah salah satu keasyikan tersendiri bagi Kang Asep, maka dibuatlah Blog Guru Sok Puitis ini.
Saat sahabat berkata: merangkai kata kok belum bisa panjang yaaaa.....😅
MaÄ·a saat itu pun kukatkan agar berlatihlah dulu dari MAD ASHLY, hehe.. WAJIB MUTTASHIL.. and then JAIZ MUNFASHIL.. sesekali boleh mad far'i, mad 'iwadh, etc.
Hahaha, (tawamu..) seraya melontarkan kalimat: Betul..betul..betul..!
Lha kita ini kan manusia.. jangan harap langsung perfecto tanpa pelatihan dan pembiasaan
Bukankah sagusapop itu satu guru satu pola pembiasaan?
lalu mengapa tak kita biasakan saja untuk menulis, menulis dan menulis? berpuisi meski dengan malu, dan malu-malu tapi tetap berpuisi, hehe..
Demikianlah dan semoga ada manfaatnya. Hatur nuhun atas ketulusannya mampir di lapak ini. Jazaakumulloh khoiron katsieron.

Mantap pak
BalasHapusbu dyah ayu jga mantul. sy bnyk bljr bwt nambah artistic ini blog.. hehe. mksh y bu. jazaakillah khoiron katsieron..
Hapus