eh, ini keren sahabat..
kudapat dari salahsatu grup WA
kubaca judulnya: KHUSUS ANDA YANG TELAH MENIKAH.
كان ابن عقيل الحنبلي رحمه الله تعالى يقول :
كنت إذا ستغلقت على مسألة، دعوت زوجتي إلى الفراش,فإذا فرغت من أمرها قمت إلى قراطيس أصب العلم صبا. لأن الجماع يصفى الذهن ويقوى الفهم.
Al-Imam Ibnu 'Uqail Al-Hanbali berkata : "Ketika aku terkunci pada suatu permasalahan (ilmu), maka aku panggil istriku untuk berhubungan badan. Ketika aku selesai, maka aku ambil kertas dan ku tuangkan ilmu ke atasnya (mulai mengarang kitab)". Sebab Jima' dapat membersihkan fikiran dan menguatkan fahaman.
keren kan sahabat? hehe..
وكان الجنيد يقول : أحتاج الى الجماع كماأحتاج الى القوت.فالزوجة على التحقبق قوت وسبب لطهارة القلب. ولذلك أمر رسول الله كل من وقع نظره على إمرأة فتاقت اليها نفسه ان يجامع أهله.
Al-Imam Al-Junaid Al-Baghdadi berkata : "Aku butuh berhubungan biologis sebagaimana aku butuh makanan (untuk asupan badan) Maka seorang istri tak ubahnya asupan badan, dan menjadi sebab bersihnya hati." Oleh karena itu Rasulullah Saw. memerintahkan kepada setiap lelaki yang melihat perempuan yang membuat hati tertarik padanya, maka hendaknya menggauli istrinya.
maka penting untuk qona'ah, merasa cukup dengan yang telah dihalalkan-Nya.
dan bagaimanakah tinjauan dari para ahli fiqih?
قال الفقهاء : وعلى الرجل ان يشبع إمراته جماعا او وطأ كما يشبعها قوتا.
Para Pakar Fiqih berkata : "Wajib bagi lelaki untuk memuaskan istrinya dlm hubungan biologis, sebagaimana mengenyangkannya dengan makanan."
wah..wah..wah.. tentunya semampu yang kita bisa yaa.. wkwkwk... ittaqulloh! mastatho'tum! bertakwalah pada Allah semampumu!
Katanya sih bersumber dari Kitab Ihya Ulumudiin & Kitab Asrarul Jima'. Smoga benar adanya, yaa.